“Mbak, bulan terbelah di langit Amerika!”

Suatu hari adek mendadak teriak-teriak saat melintasi ruang tv dan melihat tulisan di layar kaca. Ya, dia syok dan mengira bulan benar-benar terbelah di langit Amerika. Mbak Ke hanya terperangah sebentar, kemudian menyadari kepolosan adek, dan menjelaskan itu hanyalah judul film.

Kasus adek ini sama dengan kasus kebanyakan orang yang baru lihat berita kemudian langsung menyebarkannya. Padahal, adek dan orang-orang ini gagal paham sama maksud sebenarnya, dan menyampaikan apa yang mereka pahami -tanpa mencari tahu lebih lanjut-. Ya adek nggak sepenuhnya salah, kalimat berita semengejutkan bulan terbelah akan membuatnya menyampaikan dengan cepat tanpa pikir panjang, lain halnya kalau yang dia baca X-Men: Appocalypse release Desember 2016. Jelas, lugas, tidak ambigu. Berita-berita yang beredar juga begitu, mengandalkan kelihaian menyusun kalimat sehingga sekali baca pun orang langsung punya pandangan di otaknya, dan interpretasi salah itu buru-buru disampaikan kepada khalayak ramai. Berita hot, ya harus di update. Namanya juga berita, kalimat judulnya harus yang mengundang rasa penasaran dong. Namun, beberapa penulis agaknya suka mengambil sudut pandang “lain” dari beritanya sehingga interpretasi orang saat membaca berita sama dengan ketika ia baru lihat judulnya. Sehingga seolah-olah interpretasi si pembaca itu benar, padahal nggak juga. Penulis bisa saja nggak bohong, nggak, tapi dia hanya menggiring opini, bisa dengan membuat tulisannya bermakna ganda atau yang lainnya. Nah, ini yang perlu diwaspadai. Berita di media sosial jaman sekarang bikin khilaf, salah interpretasi dikit suudzonnya udah nyampe benua lain. Repot deh pokoknya kalau nggak benar-benar di filter. Maka dari itu, untuk berita-berita negatif, apalagi yang diberi bumbu-bumbu screencapture-an provokatif, mending scroll aja lah. Atau kalau nggak, baca aja, tapi dengan memegang teguh asas praduga tidak bersalah. -Ah masa sih bener gini? Coba lihat sumber lain yang lebih kredibel- setiap kali ada berita negatif coba buat mempertanyakan kebenarannya. Lebih mudah lagi kalau berita positif, kan bikin senang tuh, asasnya praduga benar(?) kalau nggak benar ya semoga benar ajalah hehe. Karena setiap berita yang di share itu membawa hak orang lain: hak hidup tenang tanpa hujatan, hak untuk tidak dicoreng namanya dengan fakta yang diputarbalik. Lain lagi kalau tulisan tentang ide atau gagasan, ya nggak masalah sih mau share ya sok atuh karena itu pure opini, tapi dipikirin juga apakah ada nama orang lain dilecehkan disana atau nggak, apakah kritiknya bersifat membangun dengan bahasa santun atau marah-marah doang.

Kalau sudah masuk ranah opini, dulu saya pernah disuruh Papa ngajarin adek matematika. Waktu SD memang matematikanya tidak sebaik sekarang cara berpikirnya, jadilah saya ajari dan tes dia. Waktu dia nggak ngerti, saya sebel soalnya saya merasa di jenjang kelas yang sama dulu saya sudah bisa, kenapa dia nggak bisa, jadi saya marahin dengan merendahkan gitu, intinya membandingkan saya dan dia. Itu hal yang saya sesali karena salah, pasti adek inget banget haha. Jaman sekarang ketika memberi opini juga sering terjadi acara rendah-merendahkan ini. Menganggap diri sendiri lebih oke daripada yang di kritik, hanya karena kebetulan lebih tau yang bener duluan daripada mereka yang dikritik. Contoh nih, si A ngomong sesuatu, kemudian kita merasa “heh nggak logis banget, kuno, pemikiran jaman kapan sih” kemudian kita menulis opini dengan mengerahkan kekuatan segenap jiwa dan raga…. Untuk menunjukkan dirinya salah. Yha. Padahal tujuannya kritik kan supaya dia bisa mengambil hikmah dari kesalahannya dan memperbaiki kemudian hari. Begitulah, jadi daripada salah kaprah, mending opini baru dilempar ke publik setelah kita yakin ada manfaat dari opini tersebut dan tidak mencoreng nama orang lain. Berita juga gitu, share laaah yang positif, kayak penemuan termutakhir misal, atau kalau share yang negatif, yang benar-benar fakta jangan yang ala-ala.

Hehe, tulisan ini juga opini saya. Semoga bermanfaat ajah(:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s