Class

assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh

mengutip teh jasmine*, “pertanyaan syar’i atau potensi, bukan salah satunya. bagaimana kita melejitkan potensi kita namun tetap syar’i. percayalah, saat pemahaman kita terus meningkat, dengan sendirinya kita akan memaksa diri kita untuk meninggalkan hal-hal yang tidak syar’i.” saya setuju dengan makna dalam tulisan tersebut, dimana level tiap orang itu berbeda-beda. tingkat pemahaman kita berjarak-jarak, dari A sampai Z. namun tidaklah perbedaan pemahaman tersebut harus dijadikan sebagai pemecah belah. anggap saja begini, kita bersekolah dari TK sampai SMA. berarti ada seorang muslim yang pemahamannya masih tingkat 2 SD, ada pula yang sudah mencapai 2 SMA. ketika muslim kelas 2 SD ini berkata sesuatu yang tidak sepaham dengan muslim kelas 2 SMA, wajar kalau muslim kelas 2 SMA bingung. makna yang mereka tangkap berbeda. apa yang harus dilakukan muslim kelas 2 SMA ketika muslim kelas 2 SD bersikeras dengan pemahamannya? sama seperti yang kita lakukan ketika adik kita berceracau. bersabar. muslim kelas 2 SMA harus memahami bahwa muslim kelas 2 SD belum mengerti, dan sebaiknya ia membimbing muslim kelas 2 SD agar tingkat pemahamannya naik. naik ya, bukan setara. susah juga pemahaman kelas 2 SD disetarakan dengan kelas 2 SMA. sehingga muslim kelas 2 SMA bukannya marah-marah dan mencubit muslim kelas 2 SD karena keras kepala, namun dia mengajari dengan hati-hati, mengupayakan agar muslim kelas 2 SD naik jadi kelas 3, 4 dan seterusnya. dan, sama seperti sekolah juga, kita butuh waktu lama untuk memahami materi. tidak menutup kemungkinan kita stuck di satu materi yang menyebabkan tinggal kelas. tapi jangan keburu di drop out, dalam ilmu agama kayaknya nggak ada drop out juga hehe. terus dibimbing supaya arus ilmu yang terhambat bisa mengalir dengan lancar lagi. begitulah, ketika sesuatu berjalan tidak sesuai dengan pemahaman kita, kita harus memahami dari setiap sudut pandang tingkatan. dan juga nggak boleh sombong ketika tingkatan kita mungkin lebih tinggi. masa iya kelas 2 SMA sombong sama kelas 2SD? kan kita juga mengalami hal itu, masa-masa dimana kita harus struggling naik tingkat dari TK sampai sekarang. berlaku juga ketika tingkatan kita lebih rendah, jangan keburu menuding yang macam-macam, kita masih belum paham mengapa mereka berlaku demikian. jangan pula minder, karena kita harus terpacu untuk selalu naik tingkat dan menjadi lebih paham dari sebelumnya.

*teh jasmine merupakan media dakwah mahasiswi-mahasiswi unpad, bisa difollow di line @tehjasmine.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s