Tapi, bila revolusi tidak terjadi hari ini, pasti akan terjadi juga suatu saat nanti…

(Notasi)

Baper malam ini dipersembahkan oleh jalanan malam kota Yogyakarta. Saya masih ingat, masa SMA dimana saya hobi banget baca novel, saya suka mojok di bangku deretan pinggir dibawah AC, dengan posisi malas setengah tidur sambil membaca. Favorit. Salah satu yang saya ingat banget ceritanya adalah Notasi karya Mora Quatro. Kelas 3 adalah galau-galaunya saya, dan novel Notasi memberi bayangan keren tentang menjadi mahasiswi kedokteran. Turns out it’s not that hectic eh wkwk tapi emang butuh perjuangan. Setelah baca novel itu saya pingin banget jadi kayak Nalia, cantik tapi tetap aktif. Pingin banget juga punya cemceman kayak Nino, pendiam tapi tetap pejuang. Sekarang mah boro-boro, mau jadi gimana juga terserah, mau dapet yang gimana juga terserah. Yang terbaik versiNya aja eaaa. Malam ini saya sibuk menghafal jalanan Yogya, minta dianterin ke UGM malem-malem(!) cuma buat lihat bunderan tempat Nalia dan Nino memperjuangkan suara mahasiswa. Lihat tugu 0 km Yogyakarta dan malioboro juga. Mainstream sih, tapi saya suka. Ada sesuatu tentang Yogya yang membuat saya deg deg ser hm apa ya. Mungkinkah…….. Saya lanjut sekolah disini nanti? Wkwk aamiin. Tinggal Bandung sama Bogor. Saya masih menebak-nebak takdir apa yang nantinya akan membawa saya kesana ehe. Some places mean a lot to me just like people who give me feelings to feel.

***
Hari Raya Pertama di Yogyakarta.
Sorry for the never-ending-posting!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s