Untukmu Masalalu

saat ini pukul 1.20 wib, dan tahu apa?

saya tidak akan kembali pada pukul 11.00 wib.

he he.

baik, akan saya jelaskan.

teruntuk masalalu, sudah menjadi takdir bahwa kamu akan selalu dibelakang, bukan rutinitas yang dengan mudahnya dapat diulang-ulang. sudah menjadi takdir pula bahwa kamu merupakan pelajaran, jadi saya harus pintar memilih dan memilah, apa saja darimu yang dapat saya gunakan di masa depan.

tidak semua darimu membuat luka, karena ada kalanya ketika mengenang, saya bisa saja dibikin tersenyum sendiri. tapi, sebatas itulah yang dapat saya berikan. sebuah senyuman. tanda saya berdamai denganmu, saya menerima kamu sebagai bagian dari waktu yang telah saya lewati.

masalalu, kamu hanyalah bayang-bayang. saya telah menemukan sebuah tempat untukmu. tenang saja, pintunya dapat saya buka kapanpun saya mau, tempat itu bernama kenangan. meskipun waktu tidak pernah berjalan mundur, tapi melangkah di depanmu terasa menguatkan.

karena masalalu adalah batu pijakan, untuk melompat tinggi di masa depan.

(:

***

how to deal with the past: forgive yourself first.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s