sudah direncanakan, tapi semua buyar oleh satu pesan. saya lupa kalau saya manusia, bisanya bikin planning saja. lupa kalau Allaah Maha Segalanya, apalagi cuma menentukan sesuatu(‘:
yaAllaah, ini waktu saya tidak tahu, berapa lama dan sampai kapan, saya bukan sibuk, saya tidak mau sibuk, apalagi sibuk yang bikin lalai. Engkau yang memiliki jam kehidupan saya, mau dipadatkan atau dilonggarkan terserah saja, yang penting jangan bikin saya lupa akan kewajiban(‘:
yaAllaah, tapi Engkau juga Maha Pemurah, maka lapangkanlah hati untuk menata, mendahulukan Engkau dari apa saja, bantu saya agar tidak ada yang terbengkalai, agar dunia tetap dalam genggaman, dan akhirat dalam hati selalu aman(‘:
lagi-lagi saya belajar, waktu itu krusial. jika yang saya lakukan mendekatkan pada Engkau, maka saya yakin akan Engkau lancarkan. bukankah sudah terbukti selama ini, Engkau selalu menjauhkan saya dari segala sesuatu yang tidak membaikkan?(‘:
deadline deadline deadline.
semoga selalu ingat ‘deadline’ yang utama.
semoga sampai akhir waktu itu, saya bisa menghadap dalam keadaan sebaik-baiknya.

bawa perasaan tengah malam. (jangan lupa) besoknya bawa perubahan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s